Nyepi Untuk Memperkuat Indera Batin

Nyepi Untuk Memperkuat Indera Batin

Sejarah mencatat, kegaiban atau keajaiban yang terjadi pada manusia sering kali terjadi ketika orang. itu menyingkir dari segala keramaian dunia  Para Nabi atau Rasul menerima wahyu ketika mereka menyepi ke gunung atau goa.

Manusia biasa pun dengan izin Tuhan bisa memperoleh keajaiban sesuai dengan tingkat spiritualnya melalui aktivitas “menyingkir” dari keramaian yang menurut aliran Senggoropati disebut dengan istilah nyepi.

Menyepi pada umumnya dilakukan dengan duduk bersila dengan posisi badan tegak lurus. Memusatkan konsentrasi sudah tentu, mengatur irama pemapasan secara halus. Nyepi bertujuan untuk mengendapkan gejolak nafsu yang timbul karena kesibukan-kesibukan dunia yang selalu menggoda manusia untuk selalu berangkara murka .

Dengan menyepi manusia bertujuan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dan menyatukan diri dengan alam. Menyepi berarti mengharap dua hal, yaitu datangnya kekuatan yang bersifat ketuhanan dan yang bersifat alami.

Kebiasaan menyepi menjauhkan manusia dari stres. Ia lebih memiliki ketenangan batin sehingga ilmu batin yang dimiliki pun cenderung meningkat (makin tajam) disebabkan dorongan dart kondisi spiritualnya. Berikut ini adalah mantra untuk menyepi. Dibaca sebelum memulai duduk bersila.

Suro-suro joyo kawijayan

Ambeksio yo agemanku

Handayani purbo laras Jan megantoro

Dumunung ngungkuli rikmo sinto

Yo Abdul Qodir Jaelani

Sih paringane gusti

Kulo suwun jembatan alam gaib Jan kasunyatan

Ingsun nyuwun palilahipun

Paring kamukten babakan ngelmu

Pawulang niro

Secara Umiah sulit dijabarkan mengapa orang yang menyingkir dart keramaian untult mendekatkan diri kepada Tuhan, tiba-tiba mendapatkan karunia. Dan pada zaman dahulu, nyepi·dijadilam jalan terakhir manakala manusia sudah tidak mampu lagl berupaya secara budaya.

Dalam menyepi terkadang seseorang banyak diuji ketabahannya.

Makhluk halus mulat Jin. setan dan sebagainya banyak menganggu agar seseorang yang sedang menyepi hilang  konsentrasinya. Dan tidak hanya itu, masih terdapat hikmah lain yang tersembunyi.

Makluk halus dari kaJangan Jabil juga sering memberikan wisik (bisikan) untuk menyesatkan manusia. Dalam suatu kisah dijelaskan, Sekh Abdul Qodir saat menyepi dalam hutan didatangl sosok cahaya yang terang benderang memenuhi ufuk bumi

Kemudlan muncul suara gaib “Hai Abdul Qodir, apa yang telah aku haramkan bagi orang lain telah aku halalkan bagiinu.” katanya. Teiapi Syekh Abdul Qodir Jaelanl·mengetahui bahwa · suara ltu berasal dart Iblis walau ia menampakkan wujud (sinar) menyamar atau mengaku sebagai Tuhan.

Hikmah lain dart menyepi adalah bilangnya perasaan penakut. Orang merasa suda:h bersahabat dan menyatu dengan alam·sekltamya, sebingga orang seperti itu sudah tldak takut lagl dengan dongeng tentang hantu jin dan setan. Juga tidak lagi takut dengan kegelapan malam ..

Ini menunjukkan bahwa ia sudah menempati posisi yang terhormat, sebagai manusia, makluk Tuhan yang diciptakan dengan sebaik-baik ciptaan. Sebingga tidak beralasan untuk takut kepada makhluk yang derajatnya lebih rendah darinya.

Klik >> Pusat Belajar Ilmu Kejawen Terlengkap di Indonesia

107 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Sarana Lainya :